Sampelong Buluh Dari Riau Daratan

Kepercayaan masyarakat pribumi Melayu Riau Daratan terhadap kemampuan monto pitunang untuk menaklukkan hati kaum wanita mereka adalah “kepercayaan rakyat” atau “tahyul”. Karena “tahyul” menurut Jan Harold Brunvand – di dalam James Danandjaya, 1984:153 – bukan hanya menyangkut “kepercayaan”, tetapi juga “kelakuan”, “pengalaman-pengalaman”. Adakalanya juga terhadap “alat”, “sajak” maupun “ungkapan. Pengisian monto pitunang terhadap Sampelong Buluh yang disengaja oleh kaum pria dari masyarakat pribumi Melayu Riau Daratan, diyakini mereka dapat menyebabkan kaum wanita mereka terpikat dan takluk. Perbuatan ini menurut James Danandjaya (1984:154) adalah praktek “ilmu gaib”, dan dasar pemikiran “tahyul” ini adalah kepercayaan mereka kepada “kekuatan sakti” (Koentjaraningrat, 1985:278-81) yang dimiliki oleh monto pitunang. more sampelong-buluh-dari-riau-daratan.pdf

Explore posts in the same categories: Seni & Budaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: